Kakak Ipar

1394 Kata

            “Loh, Bang Shandy mana?” Aidan sudah mengetuk pintu ruangan kerja Shandy beberapa kali tetapi karena tidak ada jawaban dia memilih untuk langsung masuk ke dalam. Di sana dia tidak menemukan keberadan Shandy di meja kerja. Sedangkan, Adelia tampak cuek di tempatnya. Aidan berjalan ke arah calon kakak iparnya itu dan menyadari Adelia tengah menyumbat telinganya dengan earphone, sementara tatapan wanita itu terpekur pada dokumen-dokumen di atas meja kerjanya. Aidan mendekat dan dengan sengaja menarik kedua earphone yang terpasang di telinga Adelia. Saat Adelia mendongak Aidan berseru dengan cengirang khasnya, “Halo, Kakak Ipar.” “Aidan!?” Adelia terpekik. “Sedang apa kamu di sini?”             Aidan menaikkan kedua belah alisnya. “Kakak Ipar pasti lupa kalau aku juga bekerja d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN