Nalendra hanya bisa mengangkat dahinya melihat Anna yang tengah menunjuk sebuah botol. Botol yang berisi cairan untuk membersihkan tangan dari bakteri. Lagi pula, untuk apa juga membawa botol itu. Dasar hantu aneh. Nalendra memilih untuk meninggalkan Anna menjemput mimpi. Terbangun sekitar pukul lima pagi. Nalendra bergegas mandi dan beribadah agar bisa lekas pergi mencari jalan keluar dari permasalahan itu. Apalagi, kondisi Marsya yang semakin memprihatinkan. Kini, Nalendra tengah duduk bersama ibunya. Menikmati makanan yang sudah tersedia di meja. Tidak lama dari itu, sosok pria yang menyusul duduk di sebelah ibunya begitu terlihat tersenyum bahagia. Sebuah pemandangan yang sama ketika dirinya kecil, dulu. Ibunya terlihat begitu bahagia bersama dengan pria itu. Hidupnya tidak lagi terl

