Nalendra menutup mulutnya. Keesokan harinya, Nalendra mendapatkan kabar bahwa Pratiwi telah diperbolehkan untuk kembali ke rumah. Kondisinya telah hampir seratus persen sembuh. Sekitar pukul dua belas siang, Nalendra mengajak ibu dari Pratiwi untuk pergi menjemput anaknya. Mengendarai mobil menuju rumah sakit, sampai di tempat sekitar pukul satu siang. Melenggang masuk ke rumah sakit dengan binar kebahagiaan. Menemui Pratiwi yang sedang duduk menggunakan gaun dan hijab berwarna merah muda. Terlihat rapi dan lebih ceria. Sebelum benar-benar pergi, Pratiwi menyempatkan untuk berpamitan dengan teman dan dokter yang merawatnya selama ini. Dengan hormat, Pratiwi menjabat tangan dokter dengan tujuan mengungkapkan rasa terima kasih yang besar. Setelah selesai, mereka kembali ke rumah. Sek

