Kim POV Senin ini setelah pertemuan terakhirku dengannya, aku mendatangi apartment Dave dan berharap penjelasan darinya. Sesibuk apapun Dave, ia akan berusaha menyempatkan waktunya untuk kami makan siang bersama karna hanya di jam tersebut kami bisa bertemu dan tentunya kami tak bisa berkomunikasi saat weekend tiba. Yeah, that sounds sucks. "Yang aku permasalahkan adalah kenapa kau tak memberitahuku bahwa kau pergi kesana?" tanyaku tajam. "Itu mendadak, Sayang. Aku tadinya tak berniat untuk kesana. Percayalah padaku." "Kalau aku tak ada di sana mungkin kau akan menikmati sentuhan dari jalang itu." "Hey, kau cemburu?" ujarnya menggoda. "Siapa yang cemburu!" "Aku senang sekali sayang melihatmu seperti ini. Itu artinya kau sangat

