Kim POV Malam ini aku tak bisa tidur, setelah pertanyaan Mark diperjalanan tadi yang sukses membuatku kaget setengah mati. Apa Mark mencurigai sesuatu? Ah, aku tak yakin. Dia kan sangat sibuk lagipula untuk apa dia mencari tau tentang hal itu, toh dia tak punya perasaan apa-apa terhadapku. Kulihat ia yang sudah tertidur lelap di sampingku. 'Mark, Mark, bagaimana caranya agar kita bisa berpisah dengan baik tanpa menyakiti hati orang tua kita?' tanyaku dalam hati seraya memperhatikan wajahnya. Dia memiliki wajah yang sangat tampan, wanita manapun pasti akan dengan mudahnya bertekuk lutut di hadapannya. Tapi, itu sudah tidak berlaku lagi untukku. Aku sudah menyerah sejak setahun lalu, sejak kutahu ia tak pernah bisa melupakan Kate. Kalau kata orang, hatiku sudah 'ma

