"Apa katamu?" ulang Ryan lebih keras. Mengukung tubuh Aya dengan jarak yang begitu dekat. Wajah gadis ini bersemu merah dan tatapan matanya putus asa. Rasa panas yang b*******h membuatnya ingin segera membuka pakaian. "Minggir Mas, kamu gak boleh sentuh aku!" sergahnya. 'Sial! Kenapa rasanya kayak gini, Ya Tuhan!' Cahaya mendorong kuat d**a Ryan dan ingin bangun tetapi lagi dia terhempas ke atas ranjang. "Mas!" teriaknya lagi agar Ryan menjauh. Namun jauh dalam lubuk hati kecilnya dia ingin, 'Sentuh aku, paksa aku!' "Siapa yang fitnah kayak gitu!" tanya Ryan sembari menatap erat mata Aya yang begitu sayu. 'Kenapa dia banyak tanya, aku gak sanggup!' Cahaya diam, dan terus menghela napas sehingga Ryan merangkak mengambil remote AC, menurunkan suhu sampai pada yang terendah. Dirinya

