Di saat Ryan dan Aya masih menyelesaikan masalah mereka dengan perlawanan fisik, ada dua pasang manusia yang sedang menunggunya. "Yang benar aja, ini udah jam berapa, di telepon gak sih!" "Di telepon Mbak, Ya gusti Allah sabar dong, orang sabar di sayang Tuhan, Mbak," kata si tampan ini sembari mendesis. "Ya tapi sampai sekarang belum nyampai, kan gak mungkin sedang di jalan terus. Kita udah nunggu setengah jam ini, dan jalanan lenggang, gak macet, udah tengah malam lagi, mau alasan apa, mogok? Teman kamu mau di dor apa!" bentak si polwan ini pada Alex yang serba salah. Menelepon Ryan berulang kali tetapi tidak dijawab, sedang apa sang kapten dengan pujaan hatinya itu. "Mbak tahu gak kalau mereka bisa saja sedang masa transisi peralihan hati, yang perlu sentuhan demi—." "Gue kagak m

