Hari sudah cukup malam saat Daniel memacu mobilnya menuju arah rumah saat membaca notifikasi pesan yang diberikan oleh Kania. Pagar besar rumah mewah itu terbuka secara otomatis dan mobil itu berhenti di halaman rumah. Daniel keluar dari balik pintu mobil, berjalan menuju arah rumah dan mendapati rumah sang biasanya sunyi senyap berselimutkan dingin kini terdengar ramai dengan suara-suara percakapan yang terdengar hangat dari arah ruang tengah hingga memancing Daniel melangkah lebih jauh kedalam untuk mendengarkan apa yang sedang mereka bicarakan. "Sudah pulang?" Kania yang awalnya sedang berbicara dengan sosok wanita didepannya itu langsung menolehkan kepala saat mendengar ketukan suara sepatu mendekat, Kania tersenyum dengan sangat sangat manis saat mendapati sosok Daniel yang sudah dat

