Chapter 52

1863 Kata

Sebuah mukjizat jika seorang Fabian Lin mendapatkan kembali kewarasannya. Kini kelakuan sang tuan muda kembali membuat Shasha tak berhenti menggelengkan kepala. Sementara Shannon hanya menatap takjub dengan totalitas seorang Fabian Lin menjadi seorang suami. “Aku heran mengapa kau belum miskin juga walau gaya hidupmu keterlaluan gila,” ujar Shasha memendam kekesalan di hati. “Seharusnya kau bangga, suamimu ini kaya raya hingga tujuh turunan berikutnya," kekeh Fabian. Menepuk jidat, Shasha benar-benar merasakan ketimpangan isi dompetnya dan juga isi dompet Fabian. Walau dompetnya sudah diberikan asupan black card, faktanya dompet Fabian masih lebih tebal. Sejujurnya, Shasha bahkan tidak tahu menahu tentang berapa yang Fabian hasilkan setiap bulan. Yang ia tahu, hanya uang yang diberik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN