Bab 14 - Racun

1100 Kata

“Hei, nggak kok,” jawab Sabrina sambil berusaha keras menjaga ekspresi di wajahnya. “Kalian sudah makan?” tanya Aksa lagi. “Ah, lo nanya sudah makan apa belum, palingan juga mau ngajakin Sabrina keluar kan,” kata Tera yang sudah berusaha keras memulihkan diri dari rasa terkejutnya. Aksa tersenyum. “Yah, ketahuan deh,” ujarnya bercanda. “Gue pergi dulu ya,” kata Sabrina, lalu berdiri dari kursi kerjanya. “Iya, tapi harus balik lagi lho. Kita mau cek stok bahan nanti,” kata Tera bercanda. Selama ini Sabrina pun tidak pernah membolos. “Iyaaa…” Sabrina tersenyum pada Tera, lalu segera mendekati Aksa. “Kamu kok nggak bilang mau mampir,” kata Sabrina saat berdiri di hadapan kekasihnya itu. “Sengaja, mau kasih kamu kejutan.” Aksa tersenyum. “Nggak apa-apa nih kamu bolos tiap hari? Besok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN