"Bukannya kamu gak cinta sama Mas? Kenapa mendadak kamu malah nanya pertanyaan kaya gitu? Kalau memang kamu gak cinta, apapun pilihan Mas bukannya gak ada bedanya untuk kamu juga? Kita menikah memang karena paksaan, Mas rasa, Mas gak harus memberikan jawaban apapun untuk pertanyaan kamu barusan." Dan ini adalah jawaban Mas Zinan yang gue terima, apa gue harus tertawa sekarang? Atau gue harus nangis karena tahu kalau Mas Zinan sendiri gak yakin untuk milih mempertahankan gue seandainya pilihan kaya barusan itu memang ada? Jawaban Mas Zinan yang seolah malah mempertanyaan gue balik barusan membuat gue harus tertawa miris dan menangis dalam hati, separah itu pemikiran Mas Zinan ternyata. "Jadi untuk apa Mas berusaha ngebuat Rin jatuh cinta kalau ternyata Mas sendiri gak berusaha mempertahank

