EPISODE 31

1009 Kata

Tasya mengerejapkan kedua matanya perlahan-lahan. Cahaya lampu yang menyilaukan menerjang begitu saja pada netranya. Rama dan Rismaya menyambutnya, mengusap lembut rambut putri mereka dengan penuh kasih sayang. "Hai, putrinya Bunda yang tangguh. Bagaimana perasaanmu?" tanya Rismaya. Tasya pun tersenyum. "Putri Bunda yang tangguh ini baru saja tumbang akibat peluru," ujarnya, sambil meringis. "Ya, siapa yang tidak akan tumbang, jika peluru yang menerjang?" tanya Rama. "Iron man,"jawab Tasya. "Dan kamu bukan Iron man," tanggap Rama. Tasya terkekeh. Rismaya menggenggam tangannya dengan erat, sambil menciuminya beberapa kali. "Hanya ada Ayah dan Bunda? Mana Kakak-kakak dan Adik-adikku?" tanya Tasya. Rama dan Rismaya saling menatap sambil mengulum senyum masing-masing. "Mereka semua a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN