Vinny melangkahkan kaki nya lebih dulu memasuki rumah dengan gerakan lunglai, meninggalkan mami nya yang berjalan tepat di belakang nya. Hari ini, dia benar-benar lelah menjadi sopir wanita paruh baya tersebut. Kalau seperti ini, mending waktu itu dia isi full hari nya dengan kuliah. Namun, sial nya mata kuliah nya hanya tinggal beberapa lagi, karna itu lah banyak waktu luang. "Eh eh---mau kemana kamu?" Vinny mendengus saat mendengar suara itu, dia lalu membalikkan tubuh nya dengan malas. "Apa sih mi? Vinny capek mau tidur!" Keluh nya. "Enak aja tidur! Gak! Kamu sini dulu! Mami mau ngomong empat mata!" Ujar Fany memasang wajah galak nya, sebenarnya wajah yang di paksakan untuk galak. Vinny berdecak, lalu melangkah menuju Fany yang duduk di atas sofa panjang tersebut. "Ini bukan empat m

