Livia mengerjapkan matanya saat melihat di depannya ada sebuah helikopter dengan baling- baling yang terus berputar, sementara dirinya memang berdiri di atas helipad di atas sebuah gedung hotel tempat dimana dia melakukan pernikahan kemarin. "Naik ini?" William mengatakan mereka akan ke Bali sebab Ibra memaksa untuk berbulan madu, sebelum mereka kembali bekerja. Pria itu bahkan mempersiapkan semuanya termasuk helikopter yang saat ini sedang mendarat. "Kenapa?" "Aku pikir kita akan naik pesawat." "Katanya gak mau ada yang tahu?" "Ya ... iya juga." Kalau mereka muncul di bandara bersama lalu terlihat oleh rekan kerja mereka, maka akan mereporkan. William mengulurkan tangannya, lalu menggenggam tangan Livia untuk segera menaiki helikopter dengan baling-baling yang tak berhenti berputar

