Hana turun tidak jauh dari kosnya, ia jelas tidak ingin membuat abangnya curiga mengenai apa yang dia lakukan hari ini. Hana lekas berjalan cepat, memasuki gang-gang, setidaknya ia harus pintar agar Dhava tidak mengetahui dimana dia tinggal. Melihat mobil Dhava yang tadi mengantarnya sudah pergi, membuat Hana menyeringai. Dia mendapatkan banyak makanan hari ini. Hana memasuki jalan-jalan tikus, jalanan yang biasa dia gunakan pulang jika ada kendala. Hana memasuki kosnya, lalu menatap mobil Christian yang sudah ada di sana. Abangnya itu pasti akan mencecarnya dengan berbagai macam pertanyaan. Hana membuka pintu, dan pemandangan di depannya membuat Hana mengerutkan kening. Kenapa kosnya berubah menjadi sarang sampang? Tidak, ini lebih berantakan daripada jika hanya ditinggali oleh dirinya se

