"Aku berhak tahu kan apa yang ayah alami? Apa karena aku beban, jadi ayah gak mau kasih tau? Tante juga?" "Bukan gitu, Naraa.. Ayah kamu itu gak mau kamu khawatir, kamu juga kan punya masalah waktu itu. Awal nya ayah kamu fikir, dia akan bisa sembuh setelah berobat, jadi dia mau merahasiakan sampai keadaan nya membaik. Tapi, takdir berkata lain." Nara terisak, ia menepis uluran tangan Zayn di lengan nya. "Aku gak ada di sisi Ayah pas Ayah meninggal" isak Nara. "Maaf, Nara.. Tapi kamu harus ingat Ayah kamu gak berhenti memikirkan kamu, dia pengen kamu bahagia dan gak terus terusan terpuruk." lanjut Gina. "Gimana aku bisa bangkit tanpa ayah?" Tania memeluk Nara, ia ikut menangis bersama sepupu nya itu. Seluruh keluarga bersedih menyaksikan Nara berduka, dan berharap Nara akan baik bai

