DHAFFA & SHAFFA

1116 Kata

“Sampai aku nyelesaiin kerjaanku di sini dulu. Aku akan bilang pada konsumenku aku akan kembali pulang ke Indonesia.” “Mungkin baru siap paling cepat 3 bulan lagi.” “Habis itu ya baru kamu jemput aku.” “Nanti soal penjualan rumah ini dan barang-barang abang hafidz yang urus.” “Tapi aku sih sebenarnya sayang rumah ini.” “Aku pengen rumah kayu seperti ini.” “Oke kalau seperti itu, jadi kamu pulang baru aku lamaran?” Hatta tak ingin Hanna membahas rumah kayu lagi. “Ya iyalah. Masa aku masih di sini kamu sudah lamaran. Kan aneh.” “Paling tidak yang seperti aku katakan tadi, kamu ngomong dulu sama Abang.” “Oke,” jawab Hatta tanpa ragu. Sungguh ini tak terduga. Dia yang tadinya mau mulai mendekati Hanna secara implisit ternyata malah lebih dulu ditembak Hanna, gara-gara dia cerita t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN