“Sah?” “Sah!” “Sah!” Hanna menge cup punggung tangan suaminya. Dia tak menyangka, dia bisa segera memutuskan menikah lagi sejak disakiti Akbar. Yang membuat Hanna kaget, mas ka win yang dia terima adalah satu perusahaan batu bara di Kalimantan, sebuah rumah atas nama Axel, sebuah cincin berlian dan uang tunai sesuai tanggal hari ini. Padahal saat mereka diskusi tiap malam by phone tentunya, Hatta hanya bilang mas ka win adalah cincin berlian. Hanya itu, tak ada yang lain. ≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈ ‘Selamat ya, semoga samawa,’ Hafidz tersenyum membaca pesan yang masuk ke ponselnya, memang dia sudah memutus hubungan dengan keluarga Andi dan Akbar, seperti yang dia pernah katakan saat mengungkap perselingkuhan Andi dan Akbar, namun bukan berarti dia membiarkan dua lelaki itu bisa hidup tenang s

