Aku Ingin Membalaskan Semua Dendam!

1995 Kata

BAB 18 "Eh?" Wajah Mas Reno kelihatan sekali gugupnya, dia memang tidak pintar berbohong, itu kelemahan Mas Reno. "Kamu ngapain di sini, Nin? Bukannya tadi—" "Pengen aja." Aku mengangkat bahu, tidak serius menjawab pertanyaan Mas Reno. Ini menarik sekali lho. Tatapanku beralih ke wanita yang tadi mengobrol dengan Mas Reno. Dia mirip sekali dengan foto yang tadi dikirimkan oleh Gita. Aku menyipitkan mata, kemudian menganggukkan kepala, tidak salah lagi. Dia adalah Delia. Wanita yang katanya akan menikah dengan Mas Reno. Entah itu adalah khayalan wanita itu atau aku yang memang ketinggalan berita. Ah, kalau aku yang ketinggalan berita, ini mungkin akan lucu sekali. Masa aku tidak tau apa pun sementara orang lain kebanyakan yang tau. Jujur saja, aku malah yakin sekali kalau rata-rata t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN