Ini sudah hari ketiga, dan Anna masih tetap belum mendapatkan keinginannya. Ia sudah berusaha sekuat tenaga, namun Rakha memang benar-benar tak tertarik dengannya, mungkin. Jika dipikir ulang, sebenarnya apa yang membuat laki-laki itu tidak tertarik? Kalau selamanya menunggu cinta itu datang, Anna yakin kalau keinginannya tidak akan pernah terwujud. Sebab, kemungkinan untuk mencintainya saja sangat minim adanya. "Nama, Anna Lee, cita-cita, ingin merenggut keperjakaan Rakha." Mendengar ucapan Anna barusan, Rakha yang masih menikmati makanannya, berdecak seraya menggeleng pelan. Ia kesal karena sedari tadi Anna selalu mengucapkan kata-kata itu, namun ia juga bersyukur karena tidak ada yang bisa paham dengan arti kata itu. "Cara makan kau lambat sekali," ucap Anna seraya memperhatikan Rak

