BAGIAN DUA PULUH TIGA

4802 Kata

Glafira POV Aku menyeringai saat memasuki rumah ini. Terlalu senang saat menemukan orang yang kucari. Aku sama sekali tak ada niat menyelinap diam-diam, langsung datang menghampiri dengan kejutan merupakan kesenangan tersendiri bagiku. “Apa kabar? Sudah siap menerima hukuman kalian?” Aku bahkan menyapa, berbasi-basi menghargai segala waktu yang sempat kami habiskan sebagai famili. Seorang yang memiliki hubungan darah denganku, dan seorang lagi ... seseorang yang bersama denganku, melihat pertumbuhanku dari kecil. Sekarang, mereka berdiri di hadapanku sebagai musuh. Wajah tua itu terlihat kaget. Mungkin tak menyangka, bila aku segila ini untuk datang langsung menagih hukuman mereka. “Glafira!? Apa yang kaulakukan di sini sendirian!” Aku tak mengerti kenapa Norman begitu paniknya, se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN