Marah? Apa aku berhak?? *** "Apa ini?!" Nara duduk dengan tangan bersedekap setelah melemparkan sebuah undangan dari pengadilan. Jovan melihatnya sekilas. "Gue rasa lo gak b**o buat tahu itu undangan apa.." "Jovan Arion.. Kasus itu udah di tutup dua tahun lalu. Kenapa sekarang tanpa gue tau gugatan itu masih di terima? Bahkan udah sampai tahap sidang." Nara menatap Jovan serius. Jovan terlihat mencari sesuatu di laci meja kerjanya. Setelah menemukan apa yang ia cari, Jovan memberikannya pada Nara. Nara mengernyit," Apa ini? " "Buka aja." Nara membuka satu halaman pertama dan ia tahu jika ini adalah barang bukti untuk Jovan mengajukan pembukaan kasus nya. Nara membelalak saat di sana tertera jelas bukti cctv juga hal yang sebenarnya terjadi padanya dua tahun lalu. "Jadi lo udah tau

