Caraku memedulikan mu memang berbeda, tapi aku tahu.. Kamu suka kan? *** Diana dan David sudah siuman. Nara masih menunduk dengan rasa bersalah. Semua ini karena nya. Jika saja ia tidak memaksa mereka untuk segera pulang, mereka sekarang pasti masih baik-baik saja. Jika saja ia sedikit memahami mereka pasti.. "Hey.. Kenapa melamun?" tanya Diana. Nara mendonggak dengan mata berkaca-kaca. Ia menggigit bibir bawahnya agar tidak terisak lagi. Diana meraih tangan Nara lalu mengenggamnya erat. "Kami baik-baik aja sayang, jangan terlihat merasa bersalah seperti itu terus. Lihat.. Matamu bahkan sudah bengkak." hibur Diana dengan tersenyum simpul. Nara menunduk lagi. "Kalo bukan karna Nara kalian gak akan kayak gini tante.." jawab Nara serak. Diana mendonggak kan kepala Nara untuk menatapnya

