Bagian Lima belas Lost control Sebaik apapun sikapmu terhadap orang lain, pasti masih ada yang akan membencimu. Sebaik apapun perlakuanmu, pasti masih akan menimbulkan rasa sakit untuk orang lain. Jangan pikirkan mereka dan ucapannya. Mereka orang asing, yang bahkan hanya tahu caranya mencaci tanpa tahu caranya menghargai perasaan orang lain. *** Nara duduk termanggu dari balik cafeteria, duduk di meja paling sudut dengan jendela kaca yang mempermudahkannya melihat suasana luar. Banyaknya pasangan muda-mudi sering kali membuat Nara heran. Apa mereka akan tetap bahagia sepanjang hari seperti itu? Atau mereka juga salah satu seorang yang menyembunyikan kepedihanya dengan cara mereka? Entahlah, Nara tidak peduli itu. Satu yang menjadi prioritasnya saat ini. Apa dirinya juga bisa bahag

