Bagian Enam belas || jiwa yang sepi

1433 Kata

Bagian Enam belas Jiwa yang sepi Terbiasa dengan sepi membuat diri tak lagi bisa merasa bahwa bahagia benar adanya.  *** Malam yang sepi. Sudah tiga hari ia termanggu dengan rasa bersalah. Bukan hanya fisiknya yang kian melemah, namun hatinya sangat amat terasa kosong. Rasa bersalah itu mengerogoti jiwanya yang berontak meminta kebahagiaannya. Ia sengaja mematikan semua alat telekomunikasinya. Ia tidak ingin diganggu dan hanya ingin sendiri. Ya, ia kembali di masa-masa itu, sendiri berteman sepi dan kekosongan. Entah mau bagaimana lagi, ia tidak tahu apa yang akan dilakukannya setelah ini. Kebodohannya membuat dia terpuruk rasa bersalah. Pintu ruangan terbuka. Jovan terhenyak dari lamunannya. Seseorang yang mirip dengan ibunya tersenyum tulus menghampirinya. "Gimana sama keadaan ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN