79. Akhirnya Kenalan

2468 Kata

Ketakutanku akan rupa wajah calon anakku yang seperti nenek sihir, membuatku mendadak tidak waras. Aku mendadak sibuk mencetak fotoku dan foto Kezia dalam jumlah banyak dan cukup besar untuk aku pajang di tembok kamar. “Ngapain dah?” tanya istriku melihatku sibuk memantek paku beton di dinding kamar. “Pasang foto kita” jawabku. Istriku menatapku sambil makan mie ayam yang minta aku belikan sekalian aku pulang kantor. “Kan udah ada foto nikahan” jawabnya sambil menunjuk foto resepsi kami waktu itu di tembok kepala ranjang “Kurang!” jawabku. “Untuk?” kejarnya masih tetap makan. Aku menghentikan kegiatanku lalu menatapnya. “Kamu lihatin biar muka anak kita, kalo gak kaya aku yang ganteng, atau kaya kamu yang cantik” jawabku. Seketika dia terbahak. “Waras Yang?” tanyanya sadis. Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN