Ternyata benar benar jadi boomerang,istriku benaran ngambek.Dia meninggalkanku dan jalan tergesa sekali.Padahal aku harus membayar administrasi rumah sakit.Dia masih menemaniku menunggu antrian,tapi buru buru beranjak begitu aku selesai membayar. “Yang….katanya aku mesti suruh supir ambil obatmu,gimana aku telepon pak supir kalo kamu jalannya cepat banget”keluhku begitu berhasil meraih lengannya. “Kemarin aja kamu gak perduli,aku kerepotan kejar kamu,sampai aku jatuh”balasnya. Aku menghela nafas. “Maaf...kamu lagi sakit,masa jalannya cepat banget,kalo jatoh lagi gimana?”tanyaku bersabar. Dia melengos lalu menatap sekeliling loby. “Gendong aku kalo gitu”jawabnya. Aku tertawa. “Kamu manja amat sih?”tanyaku gemas. “Bisa gak?”tantangnya. Aku tertawa lagi. “Bisa…apa yang gak bisa bua

