Waiii bro...dari mana aja..baru muncul."sapa tama
Habis nemenin kayla makan malam."jawab vano sambil duduk dan menyalakan rokonya.
Cieee..udah mau buka hati buat cewek nech.."ledek restu.
Gw dukung lo sama kayla..buruan jadian."seru sam sambil tertawa.
Apaan sih kalian...gaje banget najis."ucap vano.
Malu..malu lo van.."hahaha..tama terbahak.
Populasi jomblo abadi akan segera berkurang."kata restu sambil menenggak minumanya.
Vano hanya diam saja , tak menanggapi ocehan sahabatnya..yang setengah sadar.
➖➖➖➖➖
Selamat pagi..mah..pah..ka alan."sapa kayla.
Tumben hari libur bangun pagi lo."celetuk alan.
Suka suka gw donk".jawab kayla sebal.
Udah...udah...bukanya makan..malah pada ribut."ucap mama..menengahi.
Kayla dan alan pun menyelesaikan makannya dengan diam.
Setelah selesai sarapan kayla menonton tv di ruang keluarga.
Kay...lo sama devano ada hubungan apa?"tanya alan tiba tiba muncul dari belakang.
Ihh..kaka..ngegetin tau gak sih.."seru kayla.
Jawab kay..lo sama devano ada hubungan apa?"tanya alan lagi.
Devano yang mana sih ka..?"tanya kayla sambil berfikir.
Devano altair..ci iblis Sma pandawa."kata alan.
Ohh ka devano itu...dia buka iblis loh ka...enak aja..dia baik tau."ucap kayla membela.
Semua juga tau dia kay...dia itu di juluki iblis ganteng..Sma pandawa..mending lo jauh jauh dech kay."pinta alan
Dia baik ko kak..kenapa pada nyebut dia iblis sih.."heran kayla.
Lo belum pernah liat dia marah kali kay..kalo dia marah habis lah sudah..minimal masuk rumah sakit..maksimal mati."kata alan sambil bergidik ngeri.
Gw mah gak percaya ka.."kata kayla sambil melihat ke tv lagi.
Napa lo bela dia mulu..lo suka yah sama dia..?apa malah kalian pacaran?"kata alan sambil memicingkan matanya.
Ngarang aja idup lo ka."ucap kayla cuek.
Gw kemarin liat lo jalan sama dia kok."balas alan songong.
Gw cuma kebetulan ketemu dia..ya udah dech makan bareng..dari pada makan sendiri..lagian kalo makan bareng itu harus pacaran pah?"kata kayla menjelaskan.
Alan hanya mangut mangut sambil memegangi dagunya seolah berfikir.
Njir...najis gaya lo ka...sok mikir segala."kata kayla terbahak.
Fanya callingg...
Helo kay..."sapa fanya
Da paan fan."jawab kayla
Temenin gw ke mall donk kay.."pinta fanya.
Ok dech..tapi lo jemput gw ya."balas kayla.
Sipp dech..gw otw sekarang...bye."kata fanya sambil menutup telfonya.
Tinnn.....tinnn...
Itu pasti fanya udah dateng."gumam kayla.
Mah..kayla pergi dulu...dah mamah..."seru kayla sambil keluar rumah.
Hati hati nak."triak mama
Setelah di mall...
Aduh fan lo nyari apaan sih dari tadi muter muter kagak jelas."grutu kayla.
Sabar donk kay..gw lagi nyari hadiah buat ka rio , besok kan doi ultah."jelas fanya.
Cieee...yang pdkt sama ketos."ledek kayla.
Apaan sih lo kay..mending bantuin gw nyari kay..yar cepet dapat."usul fanya.
Kayla pun mengangguk.dan mulai mencari tanpa sadar mereka terpisah.
Jam menunjukan pukul sepuluh malam.
Mall pun sudah mulai tutup.
Fan lo di mana sih."kata kayla sambil mencoba telfon berkali kali.
Yahh hp gw lowbat..mana dompet gw di mobil fanya..sial."gumam kayla
Kayla pun berjalan menelusuri trotoar jalanan sendiri.
Byurrrr...hujan tiba tiba saja turun dengan lebat..kayla lasngsung berlari untuk berteduh di depan mini market.
Sial banget gw hari ini..gimana caranya gw bisa pulang..udah hampir setegah sebelas malam lagi."ucap kayla dalam hati.
Satu jam berlalu hujan tak juga reda..kayla merasa menggigil kedinginan.kayla bersandar ke tembok dan memeluk dirinya sendiri.
Ada mobil berhenti tepat di depan kayla..lampu mobil itu membuat silau hingga kayla mendongakan wajahnya dan menghalangi sinar lampu itu dengan tangan.Tak lama sinar lampu itu mati dan seorang cowok keluar dari mobil dan mendekat ke kayla.
Apa yang lo lakuin tengah malen sendiri di sini kay."ucap vano...ya cowok itu adalah vano.
Vano...untung ada lo..gw takut van."kata kayla langsung memeluk vano sambil bernafas lega."Maaf ga sengaja refleks."ucap kayla sambil melepas pelukanya.
Ga papa"jawab vano singkat kemudia berlalu masuk ke mini market.
Vano tega banget sih ninggalin gw."grutu kayla mulai terisak.
Tak lama vano pun keluar dengan beberapa belanjaan di tanganya.kemudian menghampiri kayla.
Napa lo nangis."ucap vano terkejut.
Hiks..hikss..hikss...gw pikir lo ninggalin gw van."kata kayla sambil terisak.
Gw kan pergi mau beli beberapa barang kebutuhan gw kay..lagian mana mungkin gw tinggalin lo...coba lo pikir dech..mobil gw aja masih di depan lo."kata vano menjelaskan.
Kayla pun diam dan meringis..sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
Ayo masuk mobil."ajak vano.
Kayla pun menganguk dan masuk kedalam mobil.
Lo kedinginan kay.."ucap vano sambil melepas jaketnya dan memakeikanya ke kayla.
Makasih van..emank lo gak kedinginan."tanya kayla.
Gak..lo pake aja..gw pke baju panjang jadi gak kerasa dingin."jawab vano sambil menjalankan mobilnya.
Vano..gw boleh nginep di rumah lo gak?gw takut van..udah jam duabelas lebih.tar gw di omelin ortu gw kalo pulang tengah malem.pa lagi sama cowok..taunya tadi gw kan pergi bareng fanya."jelas kayla.
Lo yakin mau nginep kay?"tanya vano ragu.
Tenang gw bisa tidur di kamar tamu atau tidur sama pembantu lo juga gak papa."kata kayla.
Gw gak tinggal di rumah kay..gw tinggal di apartemen sendiri."jawab vano.
Ga papa nanti gw tidur di depan."ucap kayla meyakinkan.
Sampailah di apartemen vano.Bisa di bilang cukup rapih untuk ukuran cowok.
Ganti baju lo..pake bajh gw aja tar takut lo masuk angin..habis itu lo bisa tidur di kamar gw..biar gw tidur di sofa."kata vano menjelaskan.
Gak van biar gw yang di sofa..gw kan cuma numpang."bantah kayla.
Udah dech kay gak usah bantah..udah malem..gw malas debat..lo mending ganti baju terus tidur."titah vano.
Kayla pun pasrah apalagi sudah ngantuk berat.
Kayla memake kaos vano yang kebesaran hingga ke lutut.kemudian kayla merebahkan diri ke kasur vano.
Aroma khas vano sangat kuat..membuat kayla tenang dan nyaman sampai terlelap.
Vano masuk mengambil baju.Dan melihat ke arah kayla.
Lo cantik kay..."gumam vano kemudian mendekat dan memakaikan selimut kayla.
Good nite...have nice dream.."bisik vano pelan.