TUJUH

910 Kata
Kayla tidur dengan nyenyaknya sampai kesiangan. Owhh shittt...jam sembilan gw kesiangan."ucap kayla. Kayla pun berjalan ke arah kamar mandi mencuci muka setelah itu keluar untuk mencari vano. Saat di ambang pintu kayla melihat vano hanya memakai singlet hitam dan celana training panjang hitam rambutnya acak acakan ,di lenganya juga terlihat tato yang membuat vano terlihat makin sexy. (liat foto di mulmed) Aduhhh...gw mikir apa sih...vano sexy..?engga...gak...pikiran apa ini."batin kayla beradu. Vano yang melihat kayla pun mendekat ke arah kayla yang masih diam mematung depan pintu."lo udah bangun kay?"tanya vano. Kayla pun langsung tersadar dari lamunanya."Napa lo gak bangunin gw van kan udah siang."kata kayla sambil cemberut. Gw gak tega bangunin lo..nyenyak banget kaya gak tidur setaun."sindir vano. Ihhh...vano nyebelin..."triak kayla sambil memukul pelan lengan vano. Udah gikh..sana sarapan..habis itu gw antar lo pulang."perintah vano sambil jalan ke arah counter meja mini dekat dapur.kayla pun mengikuti vano dari belakang.Di sana sudah ada beberapa masakan. Ayo van makan bareng."ajak kayla. Gak kay lo makan aja..gw belum laper."kata vano sambil nyalain rokonya. Makan bareng dong van..ini banyak banget."rengek kayla. Udah lo habisin aja..itu masakkan gw loh..jarang jarang gw masak buat orang lain."kata vano. Seriusan...ini masakan lo van?lo bisa masak gitu?"seru kayla kagum. Iya bawel...udah lo makan sono."printah vano sambil berjalan membuka jendela apartemenya dan meroko di sana. Akhirnya kayla pun memakan masakan vano tanpa berdebat lagi. Saat suapan pertama."ehhhmm enak banget."gumam kayla. Vano itu sebenarnya seperti apa yah..dia terlihat baik..tapi banyak yang nyebut dia iblis..ya sih..tampang dia jutek..peroko..mabuk..dan benar dia bertato..bener brandalan."kata kayla dalam hati. Setelah selesai makan kayla berjalan mendekat ke vano. Thakz masakan lo enak."kata kayla sambil tersenyum. Vano yang sedang meroko dan ada sebotol beer di tanganya pun menengok ke arah kayla. Napa lo minum sepagi ini van."sambung kayla sambil berusaha mengambil botol minuman itu dari tangan vano , namun tidak berhasil. Vano pun langsung menenggak habis minumannya."lo bawel."kata vano sambil melangkah menuju sofa ruang tengah dan di ikuti kayla. Ini tato asli van?"tanya kayla sambil memegang lengan vano. Modus lo..bilang aja lo mau pegang pegang gw."kata vano tengil. Kayla pun mendengus kasar..."nyebelin banget sih jadi cowok."triak kayla. Udah lo mandi sono..habis itu gw anter lo pulang."ucap vano. Kayla pun berdiri dan menghentakan kakinya kemudian pergi sambil cemberut karna masih sebal dengan sikap vano. Vano hanya tesenyum melihat kayla."lo lucu gemesin kalo lagi marah."batin vano. Setelah menunggu setengah jam akhirnya kayla keluar."Ayo van gw udah siap".kata kayla sambil berjalan ke arah vano. Bentar gw ganti baju dulu."vano pun langsung menuju kamarnya untuk mengganti baju. Kali ini vano memakai celana jeans hitam panjang dan kaos polo panjang. Ayo.."kata vano sambil memakai jaketnya.Dan rambut vano masih setia acak acakan. Lo ganteng van."ucap kayla tanpa sadar karna terpesona oleh vano. Iya gw tau gw emang ganteng."ucap vano jail. Ihhh apa sih lo...PD banget."bentak kayla setelah sadar untuk menutupi malunya karna keceplosan bilang vano ganteng. Setibanya di rumah kayla.tadinya vano mau lansung pulang tapi kebetulan di depan ada mama kayla dan meminta vano untuk mampir. Ayo nak masuk jangan sungkan."kata tante dian mamanya kayla. Makasih tante."balas vano sopan. Mari anggap aja rumah sendiri.."kata tante dian lagi.sambil berjalan ke ruang tengah."itu alan anak pertama tante..kakanya kayla..kamu sama alan dulu ya..tante buatin kamu minum." Gak usah tan..gak usah repot repot."balas vano. Gak repot kok."ucap tante diam sambil senyum lalu pergi. Alan yang melihat vano pun menyuruh duduk.Ke sini maen PS sama gw."ajak alan. Vano pun berjalan mendekati alan dan duduk di sampingnya. Merekapun langsung asik main ps bareng. Kayla yang sampe rumah langsung ngacir ninggalin vano sendiri akhirnya turun dan sudah berganti baju.kemudian gabung bersama alan dan vano yang asik bermain ps. "Njirrr gw kalah terus."seru alan. Mau main lagi."kata vano sambil tersenyum miring. Gak...gw gak mau...masa gw di bantai."tolak alan sambil cemberut. Hahaha...emank lo kalahan kak."seru kayla sambil tertawa puas. Seneng lo...ngetawain kaka lo sendiri..dasar adik durhka."kata alan sambil melempar bantal ke arah kayla.Dan kayla masih tetap saja tertawa liat muka kusut kak alan. Alan..kayla..gak malu apa kalian berantem mulu..di liatin vano tuh."seru mamanya kayla sambil membawa napan berisi minuman dan cemilan. Kayla dan alan pun meringis sambil mengangkat dua jarinya. Mamanya hanya geleng kepala meliat kelakuan dua anaknya yang seperti anak kecil. Vano benar benar iri melihat kelurga kayla sangat menyenangka. Andai keluarga gw sehangat ini..pasti gw betah di rumah."gumam vano dalam hati. Vano..gw boleh nanya ke lo gak?"tanya alan membuyarkan lamunan vano. Vano hanya mengagguk sambil melihat alan yang terlihat serius. Lo pacaran yah sama adek gw?"tanya alan to the point. Kaka....ichh apaan sih...gaje banget".seru kayla malu. Diemmm ah lo cebong...gw lagi nanya vano."kata alan sambil berdecak sebal ke kayla. Kalo kayla mau sama gw..ya ok aja kalo gw sama kayla pacaran."kata vano datar. Alan mendengar jawaban vano pun menjadi gemas sendiri.."huhh...kalian ini pacaran gak sih..gak jelaa banget jawabanya." Enggak..".balas vano dan kayla bersamaan. Terus kenapa kalian sering bareng..?"tanya alan menyelidik sambil memicingkan matanya. Gak sengaja ketemu..bukan niat bareng."jawab vano cuek. Ahhh sudah lah....kalian bikin gw pusing."kata alan sambil meminum jusnya. Ayo minum van jusnya."kata kayla sambil menyodorkan jus ke vano. Vano pun mengambilnya dan meminumnya.Setelah itu vano pamit pulang. Dahh vano hati hati."kata kayla. Vano hanya mengangguk dan masuk ke mobilnya kemudian tacap gas pergi dari pekarangan rumah kayla. Vano baik yah.."kata alan muncul dari balik pintu kamar kayla. Ya emang baik cuma kadang nyebelin."balas kayla sambil membaca novelnya. Lo suka sama dia?"tanya alan penasaran. Ihh kaka apaan sih."kata kayla sambil mukanya memerah malu. Cieee blushing...di goda gitu aja blushing."ucap alan sambil menjulurkan lidahnya dan berlari keluar kamar kayla. KAKAAAAAA.....!!!Seru kayla marah
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN