"Kak Ana," panggil Brian seraya menepuk pelan pipi sang kakak. Brian sedikit bernapas lega karena Ana menyahuti panggilannya dengan gumanan yang tidak jelas. Yang penting, kakaknya sudah merespon. Dengan dibantu oleh beberapa petugas yang memang mendengar teriakannya, Brian membopong Ana menuju ke mobilnya. Pak Arif juga sangat terkejut melihat keadaan nona mudanya tersebut. Beliau membukakan pintu mobil belakang milik Brian. "Terima kasih banyak atas bantuannya, Pak," ucap Brian pada petugas yang membantunya. "Sama- sama, Mas. Sebaiknya Alviana segera dibawa ke rumah sakit. Sebelum keadaannya semakin memburuk. Kami dari pihak fakultas akan membantu untuk menyelidiki penyebab Alviana bisa pingsan di dalam ruangan itu," ucap salah satu petugas menenangkan. Ia adalah orang yang terakhir m

