32. HOT WEATHER

2013 Kata

Ana menyandarkan kepalanya pada sandaran bangku begitu pengawas ujian keluar dari ruangan panas tesebut. Embusan napas panjang terdengar tidak hanya dari bibirnya melainkan hampir dari seluruh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah super mematikan tersebut. Baik mata kuliahnya maupun para dosen pengajarnya. Terlebih, ujiannya menggunakan perangkat komputer sehingga lengkaplah sudah penderitaan mereka. Gadis itu memejamkan mata sejenak karena merasakan perih bahkan kedua bola matanya sampai berair. Salahnya sendiri sebab semalam ia tidak segera tidur dengan benar hingga jam 2 pagi. Entah kenapa, Ana sendiri tidak mengerti. "Ana," panggil seseorang yang membuat Ana tersadar. Beberapa detik sebelumnya, ia sudah hampir terlelap. "Ada apa, Neo?" sahut Ana tanpa membuka matanya. Sebenarnya, tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN