22. TANTANGAN

1874 Kata

"Yakin nggak mau makan siang dulu?" Untuk ke sekian kalinya Rendra menanyakan hal yang selalu dijawab gelengan kepala oleh Ana. Bahkan sejak keduanya membeli jajajnan tadi pun, Ana menolak mentah-mentah jika Rendra ingin membayarinya. Jarum jam sudah menunjukkan hampir pukul 1 siang dan Rendra merasa waktu untuk keduanya berjalan-jalan sudah sangat cukup. Ia akan mengantar Ana pulang namun sebelum itu Rendra menawarkan pada Ana untuk makan siang terlebih dulu. "Nggak usah, Ren. Aku makan siang di rumah aja. Lagian kamu gaya bener mau nraktir aku, emang punya uang?" tanya Ana mencibir. Kalimat itu selalu menjadi kalimat andalan Ana jika ada orang terlebih cowok yang mengajaknya atau lebih tepatnya ingin mentraktirnya makan. Ana akan selalu menolak terutama jika yang mengajaknya masih sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN