Zahra membawa Davie ke klinik yang disediakan perusahaan. Seorang Dokter laki-laki seumurannya menyambut kedatangan mereka. "Al, tolong cepat!" ujar Zahra dengan nada panik yang terlihat jelas. "Pak GM kenapa, Za?" tanya laki-laki itu sambil membantu Zahra memapah Davie. "Tertumpah kuah panas di kantin. Punggungnya pasti melepuh." "Okey, duduk di sini, dan buka bajumu," ujar Alan pada Davie. Perkataan Alan membuat Zahra kaget "Hah! Ke-kenapa harus buka baju?" tanya Zahra dengan wajah memerah. "Aisssh ... kamu itu bodoh atau apa? Aku harus mengobati punggungnya. Tentu saja bajunya harus dicopot." "Ta-tapi ... kalau gitu aku keluar aja." Baru saja Zahra balik badan, pergelangan tangannya ditarik Davie hingga tubuh wanita itu berdiri tepat di depannya. "Kamu harus bertanggung jawab

