Bertemu Teman Baru

1592 Kata

"Astagfirullahalazim." Alina langsung ketakutan dan gemetar. Ia mundur beberapa langkah nyali nya ciut juga kala melihat penampakan tersebut. Terlihat bagian leher seragam sekolah pesantren hantu itu penuh darah. Bau busuk menyeruak bercampur dengan anyir darah yang menusuk ke dalam hidung, membuat mual menyeruak ke dalam tubuh yang isinya ingin memberontak minta di keluarkan. "Ma-maaf, sa-saya nggak bermaksud mengganggu kamu." Alina mencoba kembali lagi ke atas tempat tidurnya dan bersembunyi di balik selimut hijau motif bunga. Gadis itu merebahkan tubuhnya sambil mencoba untuk terlelap. Sesuatu menggelinding seperti bola menuju ke arah ranjang. Sesuatu itu yang sempat terantuk kaki ranjang. "Aduh, apa itu?" tanya Alina pada diri sendiri. Seketika gadis itu membuka matanya dan langsu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN