Mulai Akrab dengan Para Kawan Baru

1677 Kata

Malam itu, Alina sudah bersiap untuk melakukan pembersihan tubuhnya dari jin jahat yang dikirim untuk memusnahkan seluruh anggota keluarganya. Sayangnya, Pak Kiai harus bergegas ke desa di kota sebelah karena ada yang membutuhkan bantuannya segera. Kepergian pemilik pesantren itu memakan waktu sekitar tiga hari. "Nggak apa-apa kan, Lin?" tanya Haris yang malam itu menemaninya bersama Indah dan santri lainnya. "Nggak apa-apa, aku masih kuat kok. Doain aja nggak akan terjadi apa-apa di sekitarku," ucap Alina. "Mudah-mudahan sih enggak ada apa-apa, toh buktinya kamu udah terbiasa sama dering ponsel." "Iya bener. Semua ini berkat Kak Indra." Alina menunjukkan ponselnya ke hadapan Haris. Di sudut samping kamar para santriwati, Marisa memperhatikan kedekatan Haris dan Alina dengan tatapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN