Di bawah penerangan lampu gudang yang minim cahaya itu, Alina menoleh ke arah kaki kanannya. Terlihat tangan kanan seseorang mencengkeram kaki gadis itu. Alina langsung menoleh ke arah tubuh bagian bawah yang menyentuh kedua kakinya. Betapa terkejutnya gadis itu kala Ia melihat sosok hantu wanita tanpa kepala. Darah masih terlihat mengalir dari leher hantu itu. Bau anyir nan amis menyeruak sampai membuat mual si penerima. Sosok itu memakai pakaian yang sama seperti mendiang ibunya saat dibunuh. "Ma-ma-mama…" lirih Alina. Rasa takut langsung menghinggapi gadis yang membekap mulutnya sendiri kala itu. Alina telah terjatuh di lantai dan kengerian itu semakin dalam merasuk. Tubuhnya gemetar dengan kedua kaki yang seolah tak bisa ia gerakkan setelah sosok hantu itu makin mendekat. Padahal ba

