"Hai, Alina!" sapa seorang pria yang sudah berdiri di samping meja gadis itu. Gadis itu menelisik sang pria dari ujung sepatu lalu perlahan naik menuju wajah si pria. "Masih inget kan sama aku? Indra, dokter kamu di rumah sakit tempo hari," ucap Indra seraya merebahkan bokongnya di kursi seberang Alina walaupun belum dipersilakan. Pria itu dengan penuh percaya diri tersenyum pada gadis berkulit langsat dan berada di meja yang sama tanpa meminta izin dulu. "Ya aku masih inget dong, kenapa juga ditanya," sahut Alina. "Woi, ngapain duduk di sini, siapa yang suruh?" tanya Aldo dengan nada ketus. "Kenapa harus minta izin? Memangnya kamu pacar dia?" Indra menunjuk Alina kala itu. "Dia bukan pacar aku, cuma temen, aku juga lagi sama temen aku si Rossa, tuh lagi antre!" Alina menunjuk Ross

