Kalo ada kalimat rancu sama typo, tolong diingetin ya? Makasih, happy reading!! **** Gala berlari dengan napas yang terdengar memburu. Tujuan utama cowok itu adalah rumah Dayu. Entah kenapa perbincangan singkat dengan ayahnya tadi membuat sesuatu dalam diri Gala terasa digelitik. Nalurinya bahkan dengan lancang mulai ikut campur, menuntunnya untuk menemui si cewek yang belakang dekat dengannya itu. Di sepanjang perjalanan yang Gala lewati, dia sama sekali nggak ngerasa capek. Padahal, jarak antara rumahnya dengan rumah Dayu nggak juga bisa dibilang dekat. Seperti dari unjung ke ujung. Lumayan jauh pokoknya. Gala pun seakan lupa jika ada banyak alat transportasi yang bisa mengantarnya ke mana pun yang dia mau. Atau, bisa jadi Gala memang sengaja tidak menggunakan angkutan-angkutan umum

