“Kamu kenal Silvanna?!” Christ yang mendengar pertanyaan Ben pun ikut terkejut. “Saya ….” Ben menggantung kalimatnya, ragu untuk mengatakan yang sebenarnya pada Christ. Alasannya tentu saja karena Ben tak ingin semua orang mengetahui statusnya sebagai pewaris yang terbuang. Christ masih membulatkan matanya, tidak menyangka meski sudah pergi sejauh itu, tetap saja ada orang yang mengenali Silvanna. Hal itu tentu tidak baik meski sudah lama Christ tidak memiliki hubungan dengan keluarga Asher. “Lebih baik kamu jauhi Selly,” ujar Christ memperingati Ben. Selly yang sedari tadi menahan gerakannya untuk memutar knop pintu kantor Christ pun kembali menggerakan tangannya. Menurut Selly, Christ tidak mengerti apa-apa tentang urusannya dengan Ben. Siapa Silvanna itu, Selly tidak memperdulikanny

