"Rumaisyah." Rumaisyah menoleh, seorang wanita paruh baya baru saja keluar dari kamar Sarah. Ia pun segera mendekati wanita itu yang ia tahu sebagai adik dari Ayahnya Sarah, namanya Tante Alia. "Selamat malam Tante," sapa Rumaisyah yang kemudian menyalami tangan Tante Alia. "Malam, kebetulan banget kamu udah datang, masuk ke dalam gih, tenangin itu Sarah." Rumaisyah mengernyitkan dahinya. "Sarah kenapa Tante?" tanya wanita itu. "Ya lagi ngobrol sama papanya, mungkin terharu karena akhirnya sampai ke titik ini, nangis deh jadinya," jawab Tante Alia. Rumaisyah pun mengangguk, kemudian ia masuk ke dalam kamar Sarah. Namun, belum sampai ke dalam, dia mendengar obrolan Sarah dengan ayahnya. "Papa bahagia kamu sampai ke titik ini, meski tanpa mamamu," ucap Om Alvin. Sarah terisak, ia

