Kirel masih gemetar, menerima perlakuan kasar Rogan. Namun, cewek itu tampak menatap Rigan pasca mengumpulkan segenap keberaniannya. "Aku… maaf. Aku tau, aku salah, Gan. Aku gak ngabarin kamu dan bikin kamu nunggu sampe kehujanan. Tapi, semua ini gak kayak yang kamu pikirin." Kirel masih memegangi pipinya, menahan sakit yang di rasakannya. Sebisa mungkin ia menjelaskan kejadian tadi pada Rogan agar tak salah paham. Bahkan, meski Rogan sudah berbicara menggunakan gue - elo, Kirel berusaha untuk mengembalikan gaya percakapan mereka seperti biasa. Rogan pasti sangat marah terhadapnya saat ini. "Gue liat semuanya! Masih kurang jelas apa lagi?" Bentaknya. Mata Rogan sudah melotot, menandakan amarah cowok itu sedang memuncak. "Tapi Rogan, aku.." omongan Kirel tak terlanjutkan karena

