Bersama Asya dan Kirel, sahabat masa kecil yang tidak pernah dilupakannya. Betapa mereka berdua merupakan bukti dan saksi bahwa setidaknya Franda pernah hidup dengan baik dan layak saat waktu kecil, meski tidak berlangsung lama dan bertahan cukup panjang karena sebuah tragedy yang mana rumahnya dilalap si jago merah membuat segalanya menjadi hancur. Bukan hanya rumahnya yang dilalap api, tapi juga kehangatan keluarganya, serta rasa bahagianya memiliki keluarga yang utuh dan sewajarnya pun ikut hangus bersamaan dengan rumahnya yang runtuh dan hanya tersisa abu dari hasil pembakaran tersebut. Franda sungguh merasa dunianya hancur sejak hari itu. Hari itu merupakan hari dimulainya kehancuran yang ada di hidup Franda. Satu persatu kesialan berdatangan seolah tanpa jeda untuk menimpanya. Hingg

