“Mama sama Papa gimana? Sehat?” tanya Franda menanyakan kabar orang tua Sabian. “Alhamdulillah, sehat semua kok.” Sabian kembali menyahuti ucapan Franda. Siang itu, yang bertepatan dengan jam istirahat di kantor Franda, dihabiskan Sabian untuk berkomunikasi via telepon dengan Franda. Membicarakan segala hal yang terlintas di kepala mereka, tanpa tahu arahnya akan ke mana. Mereka menyukai random scenario semacam ini. Membuat waktu terasa cepat berlalu karena ia yang menikmati interaksi ini. Hingga perlahan, mata Sabian pun terpejam selagi mendengar Franda mengoceh dan bercerita seputar hari harinya selama di kantor. Dari mulai Franda yang tadi pagi telat datang ke kantor, lalu membuat sebuah kesalahan yang membuatnya di omeli oleh atasan atasannya, serta masih banyak lagi cerita yang dim

