Bagaimana mungkin Franda tidak jatuh hati dengan Sabian jika segala aspek yang ada dalam diri Sabian telah membuatnya jatuh hingga terperosok pada lembah terdalam? Franda tidak ragu untuk mengatakan bahwa ia mencintai Sabian dengan setulus hatinya. Ia ingin Bersama Sabian apa pun resikonya nanti ke depannya kelak. “Kenapa gak boleh?” Franda balik bertanya, berusaha mungkin untuk bersikap santai padahal jantungnya sedang melompat lompat ingin keluar. Mata Sabian membesar mendengar jawaban Franda. Cowok itu seketika tersenyum lebar mendengar jawaban Franda. “Jadi kamu mau jadi pacar aku beneran?” tanya Sabian berusaha meyakinkan jawaban Franda sebelumnya, takut ia salah menyangka dan mengartikan. Franda mengangguk sambil diiringi senyumnya yang merekah. “Iya, Sabian. Aku mau jadi pacar ka

