Keesokan Pagi “Gak mau aku antar?” tanya Edgar yang menghentikan mobilnya tepat di depan Aletha yang sedang menunggu seseorang. “Gak usah, Mas. Aku berangkat sama teman.” Mengingat perkataan Rakka kemarin yang bilang kalau dirinya akan mengantar jemput Aletha ke sekolah, sekarang gadis itu menolak untuk diberi tumpangan oleh Edgar karena sekarang Rakka sedang dalam perjalanan ke sana. “Teman? Siapa?” Aletha lupa satu hal tentang hal itu. Di lupa memberitahu Edgar tentang Rakka yang akan mengatar jemputnya. Namun, kini saat dirinya sudah ingat, sekarang gadis itu malah menjawab gelagapan karena takut suaminya itu marah. “Hmm, aku—” “Aletha!” panggil Rakka yang baru saja tiba dengan motor besarnya itu. “Ini teman yang kamu maksud?” tanya Edgar langsung merubah mimik wajahnya jadi d

