seperti janjinya kemarin hari ini ini suci Arsa dan Maira akan membuat sate ayam spesial. tidak lupa Mira juga mengajak Naura dalam hal ini. Maira juga yakin Naura pasti ingin dekat dengan temannya. berhubung suci yang jago masak dari bumbu ke bumbu, semua persiapan itu suci yang mengerjakan dan yang bagian membakar daging nanti adalah Maira dan Naura. tentara Arsa memilih untuk memakan saja karena katanya laki-laki memang begitu. tapi sebenarnya Arsa tidak sampai hati membiarkan mata Maira perih karena harus terkena asap saat pemanggangan daging itu. "Sini, kalau matanya perih biar aku tiup." Arsya mendekati Mira, kemudian meniup dengan pelan bola mata main perih. "Gimana udah enakan" Maira menganggukkan kepala. "Heh, ingat! udah panas ya jangan bikin gue tambah panas lagi yang a

