Via dikurung di dalam kamar, oleh suaminya sendiri, imbas amarah Ken yang memuncak sejak Via dan Rey bertemu di rumah sakit. Di luar pintu, terdapat dua orang penjaga dengan tubuh kekar dan besar, memastikan Via tetap aman dan tak bisa kabur. Di dalam kamarnya, Via terus menyesali pernikahannya bersama Kenzo Aditama. Duduk di tepi ranjang, airmatanya menetes tiada henti. Pak Anggoro datang membawa makanan untuk putri tercinta, tak lupa memberikan wejangan supaya melupakan masa lalunya. "Sayang makanlah! tidak ada gunanya kamu menangis seperti ini," sang papa berusaha menyuapi, namun Via enggan membuka mulut, hatinya merana sebab merasa tidak berdaya. Tak lama Ken juga masuk, membawa baby new born dalam dekapannya. Meletakkan bayi mungil nan polos pada box bayi, Ken ikut duduk di sa

