Via sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk tebal berwarna pink muda. Duduk di depan meja rias, sedang suaminya sibuk mengutak-atik layar ponselnya sembari melirik sesekali. Via paham, suaminya sengaja mencuri-curi pandang, itu terlihat jelas melalui pantulan cermin di depannya. "Suamiku ternyata bukan hanya tampan, tapi dia penuh pesona, hingga membuatku mabuk kepayang__" gumamnya dalam hati. "Kenapa Sayang?" sahut Ken yang masih duduk di atas ranjang, seolah tau bahwa Via terus memikirkan dirinya sejak tadi. Via menjadi salah tingkah, berusaha mengalihkan pandangan, sedikit malu sebab ketahuan sedang mengagumi keberadaan suaminya. Ken lalu meletakkan ponselnya di atas nakas, segera berangsur turun untuk mendekati istrinya itu. Ken memberi sedikit perhatian, meraih handuk

