Pengorbanan

1556 Kata

Jika kabar kehamilan Ayu pada mulanya mendapat sambutan 'dingin' oleh Guntur. Sebaliknya kabar ini langsung disambut senang ibunya. Bu Hanin dengan semangat menunda pertemuannya dengan kliennya di kediamannya di PIK dan langsung meluncur menuju rumah Guntur yang berada di kawasan Elit Jakarta Selatan. "Aduh aduh. Cucu Eyang Hanin yang Eyang banggakan. Dijaga baik-baik. Ha? Papa marah? O... nggak jadi toh? Kalo marah biar Eyang yang tempeleng kepala papamu, Yu. Ada-ada saja. Nggak jauh beda sama Njidmu itu. Sama saja mereka berdua. Kalo sudah jadi aja, baru cengar-cengir." Suara Eyang Hanin begitu renyah di telinga Ayu. Suara yang begitu semangat sarat dukungan. "Tapi Inez ntar diambil Papa, Eyang," keluh Ayu. Dan Inez adalah panggilan kesayangan buat Nesrin darinya. "Nggak papa, Yu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN