Aku berpapasan dengan Farhan di lift saat berangkat ke kantor. Seperti yang dia katakan sebelumnya, Farhan menepati janjinya untuk memberikan ruang padaku - sebuah jeda untuk hubungan kami agar aku bisa menghilangkan keraguanku dan memantapkan hubungan kami. Tidak seperti sebelumnya, Farhan lebih dewasa dalam menghadapi perpisahan kami kali ini. Dia bersikap biasa saja saat berpapasan denganku, bahkan dia juga memperlakukanku sama seperti karyawan yang lain. Seharusnya memang itu yang kuinginkan kan, tapi kembali pada sifat perempuannya yang susah dimengerti, justru aku merasa asing dengan perlakuannya. Kalau kalian bilang hatiku labil tentu saja aku setuju dengan pendapat itu. Apa semua orang yang jatuh cinta merasakan ini? Menginginkan perpisahan, namun ketika sudah terwujud justru mera

